Penggelapan Dana Kepedulian Sosial Tidak Terbukti, Polisi Terbitkan SP3

Penggelapan Dana Kepedulian Sosial Tidak Terbukti, Polisi Terbitkan SP3
Ketua FPB, Heri Pramono memperlihatkan SP3 yang diterbitkan Satreskrim Polres Cirebon Kota.

KATTA - Satreskrim Polres Cirebon Kota menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas dugaan tindak pidana penggelapan dana kepedulian sosial yang dikelola oleh Forum Panjunan Bersatu (FPB).

SP3 tersebut dikeluarkan 5 April 2021 dengan nomor: B/593/IV/2021/reskrim, yang ditandatangani langsung oleh Kepala Satreskrim Polres Cirebon Kota, AKP I Putu Asti Hermawan Santosa.

Isinya, terhitung mulai 05 April 2021, penyidikan tindak pidana penggelapan dana kepedulian sosial, sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUH Pidana dihentikan, karena tidak cukup bukti.

Terbitnya SP3 tersebut disambut baik Ketua FPB, Heri Pramono. Sebab, kata Heri, tuduhan penggelapan yang disangkakan kepadanya sangat tidak beralasan dan terkesan fitnah.

"Alhamdulillah sudah ada SP3, ini bukri bahwa kami (FPB), tidak melakukan penggelapan atas apa yang dituduhkan selama ini," kata Heri di Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (7/4/2021).

Heri menjelaskan selama ini, FPB dalam mengelola keuangan dana kepedulian sosial dari perusahaan bongkar muat (PBM) batu bara secara transparan, penggunaan uang yang dikeluarkan dicatat secara rinci dan terdokumentasi.

"Setiap uang yang masuk itu langsung disalurkan kepada para RW yang ada di Kelurahan Panjunan. Semua itu ada catatannya, kita juga selalu terbuka soal penerimaan dan penggunaan uang tersebut," tegas Heri.

Maka dari itu, kata Heri atas tuduhan yang memuat fitnah dan pencemaran nama baik tersebut, aktor intelektualnya dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh FPB, pada 12 Agustus 2020, lalu.

Namun, lanjutnya, laporan FPB, saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Cirebon Kota. "Kita sudah ada SP3, nanti akan koordinasi lagi dengan penyidik menanyakan laporan kami," ucap Heri.

Heri menyebutkan dengan terbitnya SP3, FPB akan kembali fokus melakukan kegiatan sosial. "Kegiatan sosial akan kembali diaktifkan, karen manfaatnya begitu dirasakan oleh masyarakat," ucapnya.[]

Top