Lukas Enembe Ditegur Keras

Gara-gara ke PNG Tak Ijin

Lukas Enembe Ditegur Keras
Lukas Enembe/Net

KATTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan teguran keras kepada Gubernur Papua Lukas Enembe karena melakukan kunjungan ke luar negeri tanpa ijin sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.

"Melanggar prosedur, melanggar hukum, ada sanksinya. Sementara diberikan teguran keras," kata Tito di Jayapura, Papua, Senin (5/4/2021).

Tito mengatakan setiap kepala daerah wajib mengajukan izin jika hendak bepergian ke luar negeri. Hal itu diatur dalam UU pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 59 tentang Tata cara Perjalanan ke Luar Negeri di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah.

Ditegaskannya, Kemendagri akan memberi ijin kepala daerah yang ingin berobat ke luar negeri termasuk seperti yang dilakukan Lukas.
 
"Pak Gubernur tidak pernah mengajukan izin kepada Kemendagri, padahal kalau memang urgen, komunikasi sama saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul, kalau memang tujuannya untuk kepentingan kesehatan, pasti kita izinkan," tuturnya.
 
Teguran keras kepada Lukas disampaikan Kemendagri melalui Dirjen Otda tertanggal 1 April. Lukas ditegur terkait kunjungan keluar negeri pada Rabu (31/3) ke Papua Nugini melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek ke Wutung, kampung yang berbatasan dengan Skouw, Jayapura.
 
Pemerintah PNG mendeportasi Gubernur Enembe dengan dua pengikutnya sehingga Konsulat RI di Vanimo menggeluarkan surat pengganti laksana pasport (SPLP) dan dipulangkan melalui PLBN Skouw, Jumat (3/4).[]

Top