Ketum IWO: Tegakkan Etik, Jangan Terlibat dalam Persoalan

Ketum IWO: Tegakkan Etik, Jangan Terlibat dalam Persoalan
Pelantikan pengurus IWO Muba/KATTA
KATTA - Ikatan Wartawan Online (IWO) meminta seluruh anggotanya dan wartawan menjadi penyampai pesan kebaikan dengan menjadikan etik jurnalistik sebagai acuan perilaku dalam melaksanakan tugas-tugas kewartawanan.

"Etik jurnalistik harus ditegakkan bersama. Etik adalah kepatutan, kepantasan," kata Ketua Umum DPP IWO Jodi Yudhono di sela pengukuhan pengurus IWO Musi Banyuasin (Muba) di Auditorium Pemkab Muba, Jalan Kolonel Wahid Udin, Sekayu, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, Selasa (30/3/2021).

Ditegaskannya, saat ini banyak wartawan yang menulis berita tetapi pada saat bersamaan terlibat dalam persoalan. Akibatnya mereka tidak independen dan menempuh cara-cara tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyampai pesan kebajikan.

"Tugas wartawan adalah menulis berita, bukan terlibat dalam persoalan. Saya ingatkan tetaplah kita menjadi wartawan yang menyampaikan berita sehingga ketika ada urusan apapun dengan politik ekonomi, kita tetap menjadi saksi mata, saksi zaman yang itu akan kita sampaikan pada masyarakat," ucapnya

Jodi yang pernah menekuni dunia kewartawanan puluhan tahun di grup Kompas Gramedia menuturkan, wartawan bisa menulis apa saja tetapi ingatlah di saat itu wartawan sebenarnya memanggul tanggung jawab luar biasa besar karena tulisan yang dibuat bisa menentukan hitam dan putih perjalanan bangsa.

"Banyak bangsa yang hancur karena tulisan, banyak juga bangsa yang mulya karena tulisan. Jadi tolong Anda jaga marwah kita sebagai wartawan, sebagai penyampai pesan kebaikan," tambahnya.

Jodi mengingatkan, IWO didirikan dengan spirit untuk menegakkan jurnalisme yang baik tanpa bersandar pada siapapun. Meski begitu, belum satu dasawarsa didirikan, kepengurusan IWO sudah ada di 34 provinsi dan 80 kabupaten/kota di Indonesia.

"IWO tidak bersandar pada kekuasaan, politisi, atau pengusaha. Tidak ada. IWO benar-benar mandiri dan saat ini sudah bisa sebesar ini. Makanya mari kita jaga karena spirit kita adalah membangun bangsa, membangun peradaban dan kemanusiaan," demikian kata Jodi Yudono.

IWO Kabupaten Muba periode 2021-2026 di bawah kepemimpinan Riyan Syahputra sebagai ketua dan Andi Mustika sebagai sekjend. Kepengurusan dikukuhkan oleh Ketua DPP IWO Jodhi Yudono.

Hadir dalam acara pengukuhan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, jajaran Forkompimda Muba, Dewan Etik DPP IWO, Pengurus IWO Provinsi Sumsel, Pengurus IWO Prabu Mulih, IWO Musi Rawas Utara, IWO Banyuasin, IWO Palembang Serta insan pers di Muba.[]

Top