Kembangkan Potensi Batik Pemalangan

Wabup Mansur Hidayat : Angkat Motif Potensi Alam dan Hasil Bumi Pemalang

Wabup Mansur Hidayat : Angkat Motif Potensi Alam dan Hasil Bumi Pemalang
Wakil Bupati Pemalang terpilih Pilkada 2020, Mansur Hidayat bersama Istri saat meninjau Batik Pemalangan/Ist.

KATTA – Hingga saat ini orang lebih banyak mengenal sentra batik di Jawa Tengah (Jateng) hanya Solo dan Pekalongan. Padahal di wilayah Pantura Jateng, termasuk di Pemalang juga sejak lama berkembang batik dengan ciri khas yang unik dan berbeda dengan daerah lain.

Bahkan, batik khas Pemalang yang lebih dikenal dengan sebutan Batik Pemalangan ini menurut Wakil Bupati (Wabup) Pemalang terpilih pada Pilkada 2020, Mansur Hidayat, bisa lebih bagus dibanding batik daerah lain. Asalkan, batik Pemalang diberi ruang untuk lebih berkembang di wilayahnya dan dipromosikan secara luas masyarakatnya.

“Menurut saya batik Pemalang tidak kalah dengan batik-batik lain yang sudah terkenal seperti batik Pekalongan, Solo atau Jogjakarta,” kata Wabup Mansur saat dihubungi KATTA, Rabu (27/1).

“Justru apabila batik Pemalang memang diberi kesempatan untuk bisa tampil di negeri sendiri, saya kira batik Pemalang bisa lebih bagus dari batik-batik daerah lain,” lanjutnya.

Agar lebih menarik lagi, Mansur berharap ke depan ada pengembangan motif batik Pemalang mengangkat tema-tema lokalitas Pemalang, terutama panorama potensi pariwisata wilayah yang ada di Pemalang mau pun potensi alamnya. Sehingga, bisa bersinergi mempopulerkan potensi-potensi yang ada di Pemalang.

“Kita angkat motif-motif yg berkaitan dengan potensi alam maupun hasil-hasil bumi Kabupaten Pemalang, sehingga secara tidak sadar turut serta mempromosikan potensi-potensi yang ada di kabupaten pemalang,” ungkapnya.

Motif Batik Pemalangan memang dikenal tidak berwarna warni seperti pada umumnya motif batik di daerah Pesisir, namun batik ini lebih banyak menggunakan pewarna alam, sehingga memiliki kualitas warna bagus. Namun, sayangnya daya jual produk batik ini masih kalah dengan daerah lain.

Sehingga, pria kelahiran Moga wilayah Pemalang Selatan ini juga mengharapkan nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang yang dipimpin Bupati Mukti Agung Wibowo dan Wabup Mansur Hidayat beserta jajaran pemerintahannya bisa mengawali dan ikut berpartisipasi mempromisikan dengan memakai produk Batik Pemalangan dalam keseharian kerjanya.  

“Ke depan nanti diharapkan minimal PNS dan pegawai di lingkungan kabupaten pemalang bisa memberikan contoh kepada masyarakat utk memakai batik asli pemalang. Bahkan bila perlu nanti diberikan himbauan agar bisa memakai batik tulis dan cap asli pengrajin pemalang,” pungkasnya.


Top