Congratz Jenderal Listyo

Congratz Jenderal Listyo
Listyo Sigit Prabowo/Net

KOMJEN Pol Listyo Sigit Prabowo is the chosen one (O Escolhido). Prestasinya spektakuler. Menghancurkan korupsi PT. Trans Pacific Petrochemical. Setahun 2020 memberangus 140 hoax spreading, provokasi Omnibus Law, kasus Ruslan Buton, dan sebagainya.

Listyo's selection sent a positive and powerful message. Indonesia is proudly multicultural country. Pemerintah & pimpinan DPR-RI hanya melihat prestasi. The hope over fear and unity over division.

Tapi alas, ada segelintir provokator yang mempermasalahkan Listyo's religious background.

Ngga peduli agamanya apa, pembobol bank Maria Pauline Lumowa & koruptor Djoko Chandra dihantam Jenderal Listyo.

Guo Kan (郭侃) adalah Jenderal Perang-nya Genghis Khan. Etnis Han yang mengabdi pada Mongol Yuan Empire. Jasanya besar. Dia membantu Subutai menaklukan West Eurasia, Europe, dan Middle East.

Promotion by merit, not birth nor religious background, was one of Genghis Khan's most important innovations.

Strategi Guo Kan sukses melumpuhkan tembok Bagdad dan menghancurkan prajurit Abbasid yang gagah-berani. Hulagu Khan mengangkat Guo Kan sebagai Gubernur Bagdad.

Emperor Kublai Khan punya Jenderal Ike Mese dari Suku Uyghur. Nama "Ike Mese" tercatat dalam Annal Mongol Invasion of Java.

NKRI punya banyak Jenderal Nasrani yang hebat. Misalnya Urip Sumoharjo, TB Simatupang, Maraden Panggabean, Bambang Sugeng, Sintong, Johny Lumintang, Luhut Binsar dan lain-lain.

Loyalitas mereka kepada negara. No doubt. Bukan pada agama. Jenderal Benny Moerdani menggempur East Timor's Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente (Fretilin) yang notabene-nya sesama Katolik.

Selamat bertugas Jenderal Listyo. It won't be easy. Rakyat dan orang waras bersamamu.[***]

Top