Banyak Negara Lockdown

Jokowi Cuma Kampanye Disiplin Protokol Kesehatan

Jokowi Cuma Kampanye Disiplin Protokol Kesehatan
Joko Widodo/Net

KATTA - Meski kasus aktif virus Covid-19 di Tanah Air semakin tinggi namun pemerintah belum memberlakukan karantina wilayah atau lockdown seperti dilakukan banyak negara.

Presiden Jokowi meminta para menteri untuk bekerja keras menangani pandemi agar Indonesia tak memilih jalan yang sama.

"Kita tahu dua tiga hari yang lalu Bangkok lockdwon, Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat, London juga lockdown, kemudian di seluruh Inggris juga di-lockdown karena penyebaran Covid-19 yang sangat eksponensial. Hati-hati, jadi catatan kita semuanya jangan sampai terjadi lonjakan yang sangat drastis sehingga kita dipaksa untuk melakukan," kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Terbatas Melalui Video Conference dengan Topik Penanganan Pandemik Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara Jakarta, Rabu (6/1/2020).

Jokowi mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai lebih dari 110 ribu pada Desember 2020. Angka itu melonjak dari bulan sebelumnya yang berkisar di angka 54 ribu.

Jokowi kembali meminta anak buahnya untuk menggencarkan kampanye protokol kesehatan. Jokowi memerintahkan Satgas membuka komunikasi publik secara jelas lewat media massa.

"Masyarakat harus tahu mengenai itu, tidak menakut-nakuti, tapi informasinya harus sampai kalau kita harus disiplin, jaga protokol kesehatan," ujar Jokowi.

Jokowi mengingatkan semua pihak untuk bekerja keras melaksanakan tracing, testing, treatment (3T) dan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M) sebagai kunci utama penanganan COVID-19.

Presiden menyaakan survei yang dilakukan saat ini menunjukkan bahwa motivasi untuk disiplin terhadap protokol kesehatan di kalangan masyarakat mulai berkurang.

"Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan ini berkurang, oleh sebab itu saya minta kepada para gubernur agar menggencarkan kembali masalah kedisiplinan protokol kesehatan karena survei-nya tadi memang disiplin terhadap protokol kesehatan menurun," demikian kata Jokowi.[]

Top