F-PAN Minta Sosialisasi Vaksinasi Covid Sasar 4 Prioritas

F-PAN Minta Sosialisasi Vaksinasi Covid Sasar 4 Prioritas
Saleh Paraonan Daulay/Net

KATTA - Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta Pemerintah meningkatkan sosialisasi program vaksinasi Covid-19. Saleh menyebut ada empat prioritas dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan pemerintah.

"Pertama, tekait dengan mutu manfaat dan keamanan vaksin. Ini menjadi hal penting yang akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk ikut vaksinasi," ujar Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Selasa (5/1/2020).

Kedua, teknis pelaksanaan vaksinasi. Saleh mengatakan pemerintah harus menjelaskan kepada masyarakat berapa kali harus disuntik vaksin.

"Jika dibutuhkan dua kali injeksi, perlu dijelaskan kapan keduanya dilakukan? Apakah bersamaan atau diselingi waktu tertentu?" ucapnya.

Ketiga, pemerintah juga perlu menjelaskan soal kehalalan vaksin. Faktor kehalalan ini sering kali menjadi perdebaan di masyarakat. Untuk meghindari polemik, sebaiknya persoalan ini dijelaskan terlebih dahulu.

"Keempat, Pemerintah perlu juga mensosialisasikan hal-hal yang terkait dengan KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). Jika terkadi KIPI, hal apa saja yang perlu dilakukan," demikian kata Saleh Daulay.

Pemerintah menjadwalkan vaksinasi Covid-19 mulai dilakukan pekan kedua Januari 2021. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaksanaan vaksinasi di seluruh Tanah Air dapat selesai dalam waktu kurang dari satu tahun.

"Saya mendapatkan informasi hitung-hitungan dari Pak Menteri (Menkes) 15 bulan, tapi masih saya tawar kurang dari setahun harus selesai," kata Presiden di sela penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Dalam pelaksana vaksinasi, Presiden meminta jajarannya untuk bekerja keras secara cepat dan tepat agar kehidupan masyarakat bisa segera kembali normal.

Sementara Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan bahwa Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin. Ia mengatakan Presiden akan disuntik vaksin pada Rabu pekan depan, 13 Januari 2021.

"Iya (Rabu 13 Januari). Dan tata cara prosesnya akan dibahas pada Jumat pekan ini (8 Januari 2021)," ujar Heru saat dikonfirmasi wartawan.

Heru juga memastikan selain Kepala Negara, ia mengatakan ada beberapa pejabat yang merupakan perwakilan lembaga yang akan melakukan vaksinasi.

"Prosesnya kan enggak sembarang langkah-langkahnya. Hari Jumat kita bahas siapa saja, dari perwakilan masyarakat, TNI, nanti Jumat dibahas," tambahnya.[]

Top