Ekonomi RI Terpuruk

Sri Mulyani Pun Ngeles

Sri Mulyani Pun Ngeles
Sri Mulyani/Net

KATTA - Peneliti ekonomi Gede Sandra mengatakan, pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengatakan pemulihan ekonomi tidak akan bisa dilakukan oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia tanpa ketersediaan vaksin Covid-19, tidak tepat.

Buktinya, Gede menegaskan, banyak negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif selama pandemi.

"Apa yang disampaikan Bu Menteri Keuangan tidak sepenuhnya benar. Terbukti banyak Negara di dunia yang sukses membangkitkan perekonomiannya meskipun belum memperoleh vaksin," kata Gede melalui pesan elektronik, Kamis (31/12/2020).

Ia menyebut buktinya ada 15 negara yang ekonominya tidak tumbuh positif di tengah pandemi. Dia membandingkan negara-negara tersebut pasti memiliki menteri ekonomi dan keuangan yang kualitasnya di atas Sri Mulyani.

"Mereka mampu berpikir inovatif dan out of the box, tidak seperti "Menteri Terbalik" di Indonesia yang hanya bisa berutang dengan bunga tinggi," kata Gede.

Ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 diketahui minus 3,49 persen (year on year/yoy). Sedangkan pada kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi yang cukup dalam minus 5,32 persen.

Berikut ini 15 negara yang ekonominya tumbuh positif di tengah hantaman pandemi Covid-19:

1. Irlandia 8,15%
2. Turki 6,7%
3. Tajikistan 6,3%
4. Tanzania 5,7%
5. China 4,9%
6. Brunei 2,81%
7. Myanmar 2,9%
8. Kamerun 2,8%
9. Vietnam 2,62%
10. Taiwan 2,55%
11. Korea Selatan 1,9%
12. Luxemburg 0,5%
13. Selandia Baru 0,4%
14. Iran 0,22%
15. Lithuania 0,1%.[]

Top