KPK: Kejagung dan Bareskrim Segera Serahkan Berkas Djoko Tjandra

KPK: Kejagung dan Bareskrim Segera Serahkan Berkas Djoko Tjandra
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata/net

KATTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata memastikan Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Bareskrim Polri akan menyerahkan dokumen penanganan perkara Djoko Tjandra ke mereka.

"Kami sudah berkirim surat dan Kejaksaan Agung dan Bareskrim akan mengirim berkas-berkas itu," ujar Alex, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/11).

Namun demikian Ales belum dapat memastikan kapan berkas-berkas tersebut akan diterima pihaknya. KPK sambung dia, pun tak dapat melakukan upaya paksa untuk mengambil berkas tersebut, sebaliknya jalur kordinasi akan dilakukan komisi antirasuah.

"Enggak bisa juga kita paksa karena di dalam perpres pun itu sudah diatur bahwa KPK dalam melakukan supervisi itu boleh meminta dokumen-dokumen data dan Kejaksaan Agung, Bareskrim paham terkait hal itu, mereka kooperatif akan memberikan," kata dia. 

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyebut Kejagung dan Bareskrim tidak kunjung menyerahkan dokumen kasus Djoko Tjandra meski KPK telah dua kali mengirim surat.
Nawawi menuturkan, KPK membutuhkan dokumen tersebut untuk ditelaah dengan dokumen-dokumen laporan dari Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) yang diterima KPK.

Ia mengatakan, lewat penelaahan tersebut, KPK dapat membuka peluang untuk mengusut kasus korupsi yang belum tersentuh oleh Bareskrim dan Kejagung.

"Sehingga, dapat dipertimbangkan kemungkinan KPK melakukan penyelidikan baru terhadap klaster-klaster yang belum tersentuh," ujar Nawawi, Kamis (12/11).

Seperti diketahui, kasus korupsi terkait Djoko Tjandra sejauh baru ditangani oleh Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung. Sejauh ini, KPK hanya melakukan supervisi terhadap penanganan perkara yang dilakukan Bareskrim dan Kejagung. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk ikut mengusut kasus yang belum tersentuh. []

Top