Saham Jatuh 5 Hari Berturut-turut

Kepala The Fed Isyaratkan Pangkas Suku Bunga

Kepala The Fed Isyaratkan Pangkas Suku Bunga

KATTA - Bank Sentral Amerika Serikat mengisyaratkan akan memangkas suku bunga demi menopang perekonomian mengingat bursa saham terus anjlok akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh wabah coronavirus.

"Federal Reserve (The Fed) terus memantau perkembangan dan implikasinya terhadap prospek ekonomi mendatang dengan saksama. Kami akan menggunakan segala alat dan bertindak dengan tepat guna mendukung perekonomian," ungkap Kepala Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dalam sebuah pernyataan singkat pada Jumat siang waktu setempat.

"Fundamental perekonomian AS tetap kuat. Meski demikian, wabah coronavirus menimbulkan beberapa risiko yang berkembang terhadap kegiatan ekonomi," tambahnya seperti dilansir Xinhua.

Pernyataan Powell muncul menyusul komentar yang dilontarkan sebelumnya oleh Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard, yang mengindikasikan pemangkasan suku bunga tidak akan terjadi dalam waktu dekat meski ada kekhawatiran soal coronavirus.

Seluruh tiga indeks utama terperosok ke zona koreksi pada pekan ini. Dow Jones Industrial Average terjun bebas selama lima hari berturut-turut pada Jumat, terpangkas lebih dari 800 poin atau 3 persen lebih, tak lama setelah lonceng pembukaan penjualan saham berbunyi. Dow turun lebih dari 3.200 poin mulai Senin (24/2) hingga Kamis (27/2) lalu.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS sekaligus penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump, Larry Kudlow, mengatakan dalam wawancara di acara Fox Business pada Jumat pagi bahwa sejumlah angka perekonomian real-time "tetap bertahan" dan para investor tidak boleh mengabaikan "opsi-opsi yang lebih optimistis."[]

Top