Akhirnya Kemenag Minta Maaf Plt Bimas Katolik Beragama Islam

Akhirnya Kemenag Minta Maaf Plt Bimas Katolik Beragama Islam
Sekjen Kemenag Nur Kholis/Net

KATTA - Polemik penunjukkan pejabat muslim menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik menyudutkan Kementerian Agama (Kemenag).

Untuk mengakhiri polemik, Sekjen Kemenag Nur Kholis Setiawan tampil dengan gentle mengakui jika penunjukkan Plt Dirjen Bimas Katolik yang bukan berasal dari agama terkait atas saran dirinya. Selain mengaku khilaf, Nur Kholis juga meminta maaf.

"Saya mohon maaf atas kekhilafan tersebut," kata Nur Kholis, Selasa (11/2/2020).

Nur Kholis mengaku kurang cermat saat membaca Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara Nomor 2/SEA/1/2019 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian yang membolehkan pejabat Eselon II sebagai Plt Pejabat Eselon I.

Ia terpaku pada pertimbangan administrasi keuangan tentang tidak dimungkinkannya rangkap jabatan antara kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, dan pejabat penandatangan surat perintah membayar. Sehingga, memberikan saran yang kurang tepat pada Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi Batubara terkait penunjukan Plt Dirjen.

Nur Kholis mengatakan kementerian akan memilih kembali Plt Dirjen Bimas Katolik. Posisi Plt tersebut sebelumnya diisi oleh dirinya yang beragama Islam.

"Hari ini segera ada surat perintah baru untuk Plt Dirjen Bimas Katolik dan Plt Irjen dari internal unit kerja," demikian kata Nur Kholis.[]

Top