JOMAN dan BAI Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak di Perlintasan KA

JOMAN dan BAI Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak di Perlintasan KA
Pengguna kendaraan roda dua dan empat melintas di Perlintasan Sebidang KA yang jalannya rusak. Foto diambil Jumat (13/11/2020), hingga berita ini naik, jalan tersebut belum ada perbaikan/KATTA

KATTA - Jaringan Organisasi Masyarakat Nusantara (JOMAN) dan Badan Advokasi Indonesia (BAI) Kabupaten Subang mendesak pihak berwenang memperbaiki jalan rusak.

Jalan rusak yang diminta segera diperbaiki JOMAN dan BAI, adalah Jalan Raya Subang - Pamanukan tepatnya di Perlintasan Sebidang Kereta Api (KA) Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Wakil Ketua JOMAN Kabupaten Subang Ucun Nopelia mengatakan, banyak pengendara sepeda motor yang terpeleset bahkan jatuh di perlintasan sebidang KA, tersebut.

"Kerusakan jalan di lokasi tersebut, jangan dianggap sepele. Jangan menunggu jatuhnya korban jiwa," ucap Ucun, Minggu (15/11/2020).

Maka dari itu, Ucun minta pihak yang punya wewenang dalam hal ini, agar segera memperbaiki kerusakan jalan itu karena musim hujan lebih rawan terjadinya pengendara motor jatuh.

Desakan serupa disampaikan Ketua BAI Kabupaten Subang, Darman Sri Gandi, SH. "BAI mendesak agar jalan rusak segera diperbaiki karena nyawa orang sangat berharga," ujarnya.

Menurut dia, keselamatan pengguna jalan harus diutamakan pemerintah. Apalagi, banyak keluhan disampaikan kepada BAI, di lokasi itu, banyak pengendara motor yang jatuh.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, di tempat berbeda menyatakan, kerusakan jalan yang dikeluhkan, perbaikannya tanggungjawab pihak pemerintah.

"Kalau memang kerusakan bagian jalan tersebut dikarenakan dilewati pengendara jalan, maka kewenangan pemerintah (bergantung kelas jalan) untuk memperbaikinya," tegasnya.[]

Top