Rizal Ramli: Bankir Mandiri Jago Presentasi, Kinerja Pas-pasan!

Rizal Ramli: Bankir Mandiri Jago Presentasi, Kinerja Pas-pasan!
Rizal Ramli/Net

KATTA - Ekonom senior Rizal Ramli ikut menyoroti kehebatan Bank Mandiri. Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid itu mengakui, bankir Mandiri jago-jago sehingga ia tidak kaget seluruh direktur utama bank BUMN berasal dari Bank Mandiri.

"Bankir Mandiri jago presentasi," kata Rizal kepada redaksi, Selasa (3/11/2020).

Lain lagi soal kinerja. Rizal yang pernah menyelamatkan Bank Internasional Indonesia (BII) dari kehancuran tanpa mengucurkan bailout atau dana talangan pada tahun 2000 menyebut, kinerja Mandiri tidak menggemberikan seperti keahilan para bankirnya dalam presentasi.

"Kalau kinerja pas-pasan," ucapnya.

Rizal membandingkan prestasi Bank Mandiri dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Bank Mandiri lahir ketika krisis 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilakukan oleh Pemerintah. Di periode awal pendirian, Bank Mandiri menerima bailout dari pemerintah dengan obligasi rekapitalisasi Rp178 triliun.

Tidak hanya itu, Mandiri juga menerima peleburan empat bank milik negara yang rusak akibat badai krisis, yaitu Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Ketika itu, keempat bank ini merupakan bank terbesar di Indonesia.

Beda dengan BRI seperti langit dan bumi. BRI hanya menerima bailout Rp39 triliun. BRI juga tidak menerima peleburan bank lainnya, atau dengan kata lain BRI dibiarkan hidup sendiri.

Namun dalam catatan Rizal yang pernah menjadi penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa dan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Manusia, BRI mampu mendapatkan laba yang jauh lebih membanggakan. Boleh saja pada 1998 BRI merupakan bank terkecil dari bawah di antara bank-bank umum namun dalam kurun 17 tahun aset BRI justru menjadi yang terdepan.

"Dibailout APBN via obligasi rekap Rp178T, aset Mandiri 7 kali aset BRI yang dibailout Rp39T. Tapi 1999-2019, laba Mandiri kecil dibanding BRI. Mandiri kumpulkan laba Rp199T, BRI Rp271T," demikian komentar Rizal Ramli.

Diketahui, kinerja Bank Mandiri belakangan jadi sorotan sejumlah pihak karena seluruh dirut bank BUMN berasal dari Bank Mandiri. Sampai-sampai direksi urusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Bank Mandiri. Bankir BRI yang jago UMKM tidak laku. Sebagai contoh, direktur UMKM Bank Negara Indonesia (BNI) dari Bank Mandiri.

Menempatkan bankir-bankir dari Bank Mandiri tentu bukan masalah. Tapi pertanyaannya, apakah penempatan itu karena para bankir Mandiri jago-jago? Atau hanya kebetulan karena dua Wakil Menteri (Wamen) BUMN dari Bank Mandiri? Ini antara lain partanyaan yang coba dijawab dalam artikel "The All Mandiri Bankers, Sehebat Apa Mandiri?" yang tayang di portal infobank.com.[]

Top