Curi Sarang Burung Walet, 6 Warga Sukasari Ditangkap Polres Subang

Curi Sarang Burung Walet, 6 Warga Sukasari Ditangkap Polres Subang
Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto didampingi Kasat Reskrim AKP M Wafdan Muttaqin memperlihatkan barang bukti kasus curat di Mapolres Subang, Senin (26/10/2020).

KATTA - Enam warga Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang diciduk Sat Reskrim Polres Subang. Mereka diciduk polisi karena mencuri sarang burung walet di daerahnya.

Sarang burung walet yang mereka curi dengan lima orang lainnya yang masih diburu polisi di Gedung Walet, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Aksi mereka membuat pemilik gedung walet mengalami kerugian materi Rp 100 juta. Enam warga tersebut adalah SA (31), TY (57), WS (50), TS (43), WN (63), dan EN (36).

Barang bukti yang disita dari enam pelaku, satu buah potongan kecil sarang burung walet, satu batang besi dan empat buah gembok.

Saat ini, Sat Reskrim Polres Subang masih mengejar lima pelaku lainnya, KL, LK, LI, OP, dan SS. Mereka ada yang warga Kabupaten Subang, Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.

Kepala Polres Subang AKBP Aries Kurniawan didampingi Kasat Reskrim Polres Subang AKP M. Wafdan Muttaqin, membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.

Para tersangka, kata Kapolres berbagi peran dalam melakukan pencurian. Salah satu tersangka, SA mengantarkan tersangka TY, KL, LK, LI dan OP menuju ke gedung walet.

SA mengantarkan ke gedung walet di Dusun Krajan, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang menggunakan sepeda motor agar tidak dicurigai warga setempat.

Sementara itu, WS, TS dan WN mengawasi situasi sekitar lokasi. Kemudian TY, KL, LK, LI dan OP masuk ke gedung walet dengan merusak gembok pintu gedung.

"Kemudian mencuri sarang burung walet menggunakan alat berupa satu batang besi. SA dan EN menunggu sepeda motor yang dititipkan padanya," ujarnya di Mapolres Subang, Senin (26/10/2020).

Setelah berhasil mencuri, lanjut Kapolres barang hasil curian berupa sarang burung walet tersebut dijual dan hasil penjualan dibagi kepada para tersangka lainnya.

Korban kemudian lapor kepada polisi. Tak lama, enam pelaku berhasil ditangkap di lokasi berbeda.

"Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun," ujarnya.[]

Top