SPI dan BAI Apresiasi Polres Subang Bongkar Produksi Pestisida Palsu

SPI dan BAI Apresiasi Polres Subang Bongkar Produksi Pestisida Palsu
Ketua SPI Kabupaten Subang Surya Laksana MS (kiri) dan Ketua BAI Kabupaten Subang Darman Sri Gandi, SH (kanan)/Foto: Dokumentasi KATTA

KATTA - Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Badan Advokasi Indonesia (BAI) mengapresiasi atas kinerja Polres Subang terkait pengungkapan pestisida palsu. Sebab, pestisida palsu sangat merugikan petani.

Ketua SPI Kabupaten Subang Surya Laksana MS mengatakan pemalsuan pestisida merupakan tindakan orang yang tidak mempunyai hati nurani karena pestisida salah satu kebutuhan para petani.

"Ketika para petani menggunakan pestisida palsu, kualitasnya tidak sama dengan pestisida asli jadi sebuah kerugian bagi petani karena hasil pertanian tidak sesuai harapan," ujarnya, Senin (26/10/2020).

Sebab, lanjut Surya, hama tidak mati. Padahal, harusnya saat memakai pestisida asli hama mati mencapai 90 persen. Namun, pakai pestisida palsu hama menjadi tidak mati.

"Karena pestisida palsu tidak bisa mematikan hama, bisa dibayangkan tanaman padi hasilnya seperti apa. Ini betul-betul menyengsarakan bagi para petani," tegas Surya.

Maka dari itu, Surya minta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menindak tegas pelakunya, termasuk pelaku di balik layar.

"Saya dengar pestisida palsu ini dari model, dan kemasannya hampir mirip aslinya. Untuk itu, pelakunya harus ditindak tegas," ujarnya.

Surya pun mengapresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto yang telah membantu para petani dengan pengungkapan pestisida palsu.

"Kami mengapresiasi bapak Kapolres Subang yang membuktikan Polres Subang telah peduli terhadap nasib para petani," ujarnya.

Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Subang pun disampaikan Ketua BAI Kabupaten Subang, Darman Sri Gandi, SH.

"BAI mengapresiasi atas kinerja Polres Subang mengungkap pestisida palsu, karena pestisida palsu sangat merugikan bagi para petani," tegasnya.[]

Top