Pigai: Peretas Tempo Anti Demokrasi, Patut Diduga Penguasa

Pigai: Peretas Tempo Anti Demokrasi, Patut Diduga Penguasa
Foto: Tempo.co

KATTA - Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai mengecam peretasan terhadap situs berita Tempo.co.  Pigai menduga orang yang anti demokrasi di balik aksi peretasan tersebut.

"Pihak yang meretas adalah orang-orang yang anti demokrasi," Pigai melalui akun twitternya @NataliusPigai2, Sabtu 22 Agustus 2020.

Pigai berpendapat saat ini sudah memasuki era yang membahayakan kebebasan seperti terjadi pasca Pilpres 1997 sampai 8 Mei 1998. Menurutnya, penguasa potensial dituding sebagai bagian dari pelaku peretasan.

"Perasaan publik Indonesia sedang mengarah ke orang-orang yang patut diduga yaitu pemimpin yang saat ini sedang berkuasa," kicaunya.

Peretasan Tempo.co terjadi pada 21 Agustus 2020 sekitar pukul 00.40 WIB. Saat diretas, tampilan situs Tempo.co ditutupi oleh layar hitam dan muncul tulisan, "Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok."

Ketika diklik, tampilan beralih ke akun twitter @xdigeeembok. Di twitter, sang pemilik akun menuliskan cuitan #KodeEtikJurnalistikHargaMati pada pukul 00.51 WIB.[]

Top