Salah Satu Tersangka Gratifikasi Djoko Tjandra Ternyata Calon Besan Mantan PM Malaysia

Salah Satu Tersangka Gratifikasi Djoko Tjandra Ternyata Calon Besan Mantan PM Malaysia
Tommy Sumardi (duduk) bersama istri dan anak/Kulihatlangitbiru.com

KATTA - Mabes Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan gratifikasi terkait pengurusan penghapusan red notice atas nama Joko Sugiarto Tjandra atau (Djoktjan). Salah satunya adalah Tommy Sumardi.

"TS (Tommy Sumardi) kita tetapkan sebagai tersangka pemberi (gratifikasi)," jelas ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.

Selain Tommy, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi gratifkasi adalah Djoktjan sendiri. Adapun dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi. Mereka adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Masing-masing keduanya adalah mantan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri dan Kepala Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri.

"Penerima saudara PU (Prasetijo Utomo) kita tetapkan tersangka, kedua adalah NB (Napoleon Bonaparte) (sebagai tersangka) penerima," terang Argo.

Siapakah Tommy Sumardi? Ia adalah seorang pengusaha yang tinggal di Jakarta. Tommy diketahui merupakan calon besan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak. Itu setelah anak perempuan Tommy, Fitri Aprinasari Utami yang merupakan Ketua Biro Pariwisata DPD Partai Golkar DKI Jakarta, bertunangan dengan putra Najib Razak bernama Nazifuddin Najib.

Pertunangan antara Fitri dan Nazifuddin berlangsung di sebuah hotel di Jakarta pada 4 Mei 2019 dan rencananya akan menikah pada Desember.

Selain iyu, sosok Tommy diduga dekat dengan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto. Hal tersebut diketahui ketika sang anak Fitriani menelepon Tommy karena menjadi korban pengeroyokan pada Agustus 2017. Saat menerima panggilan telepon dari Fitriani, Tommy Sumardi tengah bersama Setya Novanto.[]

Top