Benar, Jaksa Pinangki Sudah Tidur di Bui

Juga Berstatus Tersangka

Benar, Jaksa Pinangki Sudah Tidur di Bui
Pinangki Sirna Malasari-Djoko Tjandra/Net

KATTA. Pinangki Sirna Malasari harus melewati hari-hari tidak seperti biasanya. Jaksa yang terjerat kasus Djoko Tjandra (Djoktan) itu mulai tadi malam menginap di dalam sel.

"Dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan," kata Kapuspenkum Hari Setiyono dalam konfrensi pers di Kejaksaan Agung, Rabu 12 Agustus 2020.

Pinangki ditahan usai menjalani pemeriksaan di Kejagung pada Selasa malam.

"Setelah ditetapkan sebagai tersangka tim penyidik melakukan penangkapan. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penahanan," terang Hari Setiyono.

Pinangki awalnya dititipkan di Rutan Salemba Cabang Kejagung namun dipindahkan ke Rutan Khusus Wanita di Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Baca: Jaksa Pinangki Sudah Tersangka dan Ditahan

Penetapan tersangka terhadap Pinangki berkaitan dengan dugaan penerimaan hadiah atau janji yang berkaitan dengan Djoktjan. Penyidik menemukan barang bukti dan alat bukti yang cukup dalam melakukan penetapan tersangka.

"Tadi malam penyidik berkesimpulan, berdasarkan bukti yang diperoleh, telah dirasakan cukup diduga terjadi tindak pidana korupsi sehingga ditetapkan tersangka, yaitu inisialnya PSM (Pinangki Sirna Malasari)," demikian kata Hari Setiyono.

Pinangki sebelumnya dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan. Ia dinonjobkan karena terbukti melanggar disiplin, sembilan kali pergi ke luar negeri selama tahun 2019 tanpa izin atasan. Pinangki pergi ke luar negeri antara lain bertemu dengan Djoktjan di Malaysia.

Kabar bahwa Pinangki menerima sejumlah uang dalam bentuk dolar Singapura dari Djoktan menyeruak setelah Djoktjan ditangkap Polri.

Uang disebut-sebut diterima Pinangki saat dirinya bersama pengacara Anita Kolopaking menemui terpidana kasus BLBI itu di Malaysia pada November 2019.[]

Top