Pemilihan Rektor Moestopo, Alumni: Harus Terbuka dan Transparan

Pemilihan Rektor Moestopo, Alumni: Harus Terbuka dan Transparan
Foto/Net

KATTA - Ikatan Alumni Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) meminta pemilihan rektor dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Pemilihan rektor kali ini harus terbuka, transparan dan adil. Sehingga akan diperoleh rektor yang mumpuni, berkualitas dan mampu membawa kemajuan Universitas Moestopo," ujar Hari Purwanto dari Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Moestopo kepada wartawan di Jakarta, Jum'at 7 Juli 2020.

Ia mengatakan banyak yang menilai dan khawatir proses pemilihan rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo hanya dagelan dan sandiwara seperti yang terjadi sebelumnya-sebelumnya. Senat Universitas hanya pajangan, dan akhirnya Yayasan yang menentukan.

Menurutnya, tantangan sangat berat bagi rektor Moestopo ke depan jika tidak diisi oleh orang yang sudah teruji, dan memiliki jejaring yang luas, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Jika tidak, Moestopo akan terpuruk dan dalam ambang kehancuran," ucapnya.

Karena itu, kata Hari, Yayasan harus bijak, jeli, teliti dan berpandangan jauh ke depan demi kemajuan Moestopo.

"Jangan menunjuk rektor hanya karena kedekatan, tapi harus didasarkan pada kemampuan, kinerja dan rekam jejak yang sudah diperbuat memajukan Moestopo," tegasnya.

Hari juga berpesan agar Yayasan dan Senat Universitas Moestopo dapat membaca keinginan publik agar ada perubahan di jajaran pimpinan universitas.[]

Top