Kata Mahasiswa

Erick Thohir Menteri Bermental Budak

Erick Thohir Menteri Bermental Budak
Menteri BUMN Erick Thohir/Net

KATTA - Cap menteri bermental inferior disematkan Komite Mahasiswa Sulawesi Tengah kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Mental inferior yang bisa disamakan seperti mentalitas yang dimiliki oleh budak-budak pada zaman dahulu disematkan kepada Erick atas pengangkatan warga negara Australia, Antonius Reiner Haryanto, menjadi Direktur Transformasi Bisnis Holding Rumah Sakit BUMN Pertamedika.

"Ini (pengangkatan WNA jadi direksi BUMN) merupakan tindakan seorang menteri bermental inferior. Kami tersinggung dan merasa bahwa Erick Thohir tidak menghargai anak bangsa kita," kata M. Akbar menyampaikan pernyataan sikap Komite Mahasiswa Sulteng di Kampus Stisip Panca Bhakti Palu, Jalan Dr. Suharso Palu, Sabtu (27/6/2020).

Komite Mahasiswa Sulteng terdiri dari beberapa simpul aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu.

Komite Mahasiswa Sulteng menegaskan sikapnya senada dengan sikap mahasiswa di daerah lainnya yang merasa kebijakan Erick Thohir perlu perhatian serius dari Presiden. Keputusan Erick jelas-jelas menyinggung anak bangsa yang dinilainya dari beberapa juta orang di negeri ini tidak layak dan berkompeten untuk sekelas jabatan di perusahaan milik bangsa sendiri.

"Maka dari itu, kami Mahasiswa Sulawesi Tengah meminta segera memecat WNA yang menjadi direksi dan komisaris di perusahaan-perusahaan di bawah naungan BUMN. Kami juga mendesak Presiden memecat Erick Thohir sebagai menteri BUMN karena membiarkan BUMN dikelola orang asing dan menunjukkan dirinya sebagai menteri bermental inferior," demikian kata M. Akbar, yang juga menyampaikan kecaman atas keputusan Erick Thohir mengangkat perwira aktif TNI-Polri sebagai pejabat di BUMN yang menurutnya sebagai lahirnya dwi fungsi TNI-Polri model era Orde Baru.

Siapa Antonius Reiner Haryanto?

Dari laman Pertamedika, Antonius lahir di Jakarta pada tanggal 15 April 1978. Berdomisili di Jakarta, Antonius ditunjuk sebagai Direktur Transformasi Bisnis PT Pertamina Bina Medika IHC berdasarkan keputusan pemegang saham secara sirkuler PT Pertamina Bina Medika IHC tentang pergantian direksi.

Antonius lulus dari Fakultas Tehnik Sipil di Universitas Katolik Parahyangan (2001), menyelesaikan strata 2 Teknik Manajemen Lingkungan di University of New South Wales, Sidney Australia (2003), dan sedang menyelesaikan strata 3 Built Environment di University of New South Wales, Sydney Australia. Antonius pernah menjabat sebagai direktur (Parttime), PT Deloitte Consulting Indonesia dari Januari 2020-April 2020.

Soal kewarganegaraaan Antonius, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga membenarkan. Arya menjelaskan pengangkatan Antonius sebagai langkah menarik diaspora membangun bangsa.

"Benar WNA," kata Arya kepada awak media, Jumat (26/6/2020).

Arya menjelaskan, Antonius merupakan diaspora Indonesia yang diminta untuk mengabdi di Indonesia. Antonius menempuh pendidikan SMA dan universitas di Indonesia.

"Jadi sekarang BUMN juga mencari talent-talent Indonesia yang berada di luar negeri dan merupakan diaspora. Hampir semua negara akan mencari diasporanya untuk membangun bangsanya," katanya

Dia menjelaskan Pertamedika bukan BUMN. Pertamedika merupakan anak usaha perusahaan pelat merah. Arya juga menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada direktur anak usaha BUMN yang bukan warga negara Indonesia (WNI).

Dia kemudian menegaskan, jika orang asing disebut sebagai direktur di BUMN adalah kabar bohong alias hoax.

"Dan direktur anak perusahaan bukan warga negara Indonesia bukan pertama kali, bisa dilihat Telkomsel, Mandiri Sekuritas dan lain-lain. Jadi info bahwa direktur BUMN itu pertama kali ini asing itu hoax," katanya.[]

Top