PIS WASEM Peduli Bagikan 200 Masker dan Takjil

PIS WASEM Peduli Bagikan 200 Masker dan Takjil
Komunitas PIS WASEM (Persatuan Ibu-Ibu Senam Warga Semaya) saat kegiatan baksos membagikan 200 Takjil dan Masker/Ist.

KATTA – Komunitas emak-emak yang tergabung dalam PIS WASEM (Persatuan Ibu-Ibu Senam Warga Semaya) Desa Semaya Kecamatan Randudongkal Pemalang membagikan 200 masker dan takjil menjelang waktu berbuka puasa pada warga masyarakat desa tersebut (21/05).

Menurut Ketua PIS WASEM, Darnisih, kegiatan bakti sosial di bulan suci Ramadhan telah dilakukan komunitasnya selama 3 tahun berturut-turut sejak 2018. Pembagian masker ini lanjutnya, sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian pencegahan penyebaran wabah COVID-19.

“Pembagian bantuan secara massal kepada masyarakat Desa Semaya. Adapun yang dibagikan ialah takjil sejumlah 200 dan masker sejumlah 200. Kegiatan ini sudah dilakukan selama 3 tahun di setiap bulan suci Ramadhan,” kata Darnisih.

Komunitas PIS WASEM sendiri menurut Darnisih merupakan perkumpulan ibu-ibu Desa Semaya yang peduli akan pentingnya olahraga dan kesehatan. Komunitas ini terdiri dari lintas generasi, dari remaja sampai ibu-ibu rumah tangga yang berjumlah sekitar 50 anggota.

Sementara itu menurut Pembina PIS WASEM, Ichrom Setiyo Wibowo, kegiatan ibu-ibu di desanya cukup kreatif dan perlu mendapat apresiasi. Selain sadar akan pentingnya kesehatan dan kebugaran badan, mereka juga punya kepedulian sosial terhadap lingkungan masyarakatnya.

“Kegiatan ini sangat bagus sudah dan harus dipertahankan untuk kemajuan bersama,”  ujarnya pria yang akrab disapa Bung Ich ini pada KATTA, Jum’at (22/05).

Bung Ich yang juga mantan aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) menyebutkan pentingnya kesadaran pencegahan penyakit, termasuk wabah Corona dimulai dari kesadaran diri masing-masing masyarakat terhadap kesehatan, terutama dalam menjaga kondisi badan agar senantiasa prima dan sehat. Salahsatunya kegiatan senam yang sekarang kembali menjadi tren masyarakat desa,  menurutnya sangat positif dan perlu digalakkan dan dikembangkan.

“Pencegahan penyakit, termasuk virus Corona, dimulai dari pola hidup sehat dan kesadaran masyarakatnya sendiri akan pentingnya kesehatan dan jaga kebugaran badan. Sehingga, senam merupakan salahsatu ikhtiar pencegahan juga dari segala macam kondisi penyakit badan,” pungkasnya.

Top