Dampak Covid-19, Penukaran Uang Pecahan Baru Menurun Drastis

Dampak Covid-19, Penukaran Uang Pecahan Baru Menurun Drastis
Kepala KPw BI Cirebon Bakti Artanta saat Press Conference Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H di Kantor BI Cirebon, Rabu (20/5/2020).

KATTA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menyiapkan uang pecahan baru sebanyak Rp 4 triliun untuk melayani penukaran uang menjelang Lebaran.

Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun lalu, BI Cirebon menyiapkan uang pecahan baru sebanyak Rp8 triliun atau 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun ini.

Menurut Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta, dari sekian banyak uang yang disiapkan untuk pelayanan penukaran bagi masyarakat hanya terealisasi mencapai Rp2,5 triliun.

Penyebabnya, lanjut dia, karena adanya pandemi virus corona baru atau Covid-19, sehingga BI Cirebon tidak menyelenggarakan penukaran uang melalui kas keliling seperti Ramadhan tahun lalu.

Yang mana pada Ramadhan tahun lalu, pelayanan kas keliling hadir di kegiatan pasar murah dan Rest Area Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

"Pelayanan penukaran uang pecahan baru melalui perbankan," kata Bakti Artanta saat Press Conference Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H di Kantor BI Cirebon, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, kata dia, menurunnya jumlah penukaran uang pecahan baru karena adanya larangan mudik oleh pemerintah.

"Karena dilarang mudik, sehingga penukaran uang menurun. Tahun sebelumnya, pemudik banyak yang menukar uang untuk keperluan di kampung halaman," ujarnya.

Kemudian, tambah Bakti, tidak adanya libur panjang setelah Lebaran karena libur digeser dan banyak pegawai yang tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR).

"Sehingga penukaran uang pecahan baru tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Bakti pun berpesan jika masyarakat berniat menukar uang sebaiknya menukarnya di loket resmi perbankan agar tidak bayar, jumlahnya tidak berkurang dan uangnya tidak palsu.

"Penukaran uang tidak resmi rawan jumlahnya menjadi kurang atau dikurangi dan uangnya palsu. Untuk itu, penukaran uang agar melalui loket resmi perbankan. Karena perbankan siap melayani penukaran uang," tegasnya.[]

Top