Nakula Edu, Solusi Belajar Mengajar di Tengah Pandemi Corona

Nakula Edu, Solusi Belajar Mengajar di Tengah Pandemi Corona
Foto/Ist

KATTA - SANS Group, grup perusahaan yang  fokus pada pengembangan infrastuktur dan teknologi, meluncurkan aplikasi Nakula Edu. Aplikasi itu dibuat untuk menjawab kebutuhan belajar-mengajar secara online di tengah berlakunya physical distancing akibat pandemik Corona atau Covid-19 yang mengkondisikan murid-murid harus belajar di rumah.

"Aplikasi yang kami luncurkan hari ini menawarkan solusi edukasi terpadu untuk memastikan program belajar-mengajar tetap berlangsung optimal," kata Co-Founder SANS Group, Fitria Agustina, Sabtu (2/5/2020).

Aplikasi yang diluncurkan sekaligus memaknai Hari Pendidikan Nasional tersebut berbasis mobile dan web. Terintegrasi dengan Nakula CBT Online dan Nakula Cloud, Nakula Edu bisa diandalkan tidak hanya untuk mengimplementasikan  pembelajaran online atau jarak jauh secara memadai dengan real-time monitoring, tetapi juga untuk pengelolaan sistem dan manajemen sekolah yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi.

Menurut Fitri, apikasi terpadu ini menjadi pilihan untuk dikembangkan karena dia melihat banyak juga anak didik yang bingung karena masing-masing guru menggunaka aplikasi yang berbeda-beda menurut preferensi atau kebiasaan masing-masing.

"Dengan aplikasi terpadu, semua kebutuhan belajar mengajar bisa terjawab, tidak hanya bagi guru dan anak didik, tetapi juga bagi manajemen sekolah karena kemudian parameter performanya menjadi lebih terukur," tambah Fitri.

Dijelaskan, sebelum penyebaran Covid-19, implementasi metode pembelajaran yang menjadi tantangan Revolusi Industri 4.0 masih menjadi pilihan yang terbuka. Walaupun sudah ada sejumlah institusi pendidikan yang sudah memulai proses pengembangan metode pembelajaran online sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajarnya, pertemuan tatap muka masihlah menjadi pilihan yang paling diandalkan dan dipercaya. Banyak pihak masih mempertanyakan sejauh mana pembelajaran online bisa efektif.

"Hari ini, karena penyebaran Covid-19 yang mengharuskan physical-distancing sebagai tindak pencegahan,  semua sekolah mulai dari  SD sampai SLTA, juga perguruan tinggi, terpaksa harus menerapkan metode belajar lewat media online," kata CEO SANS Group Yusuf Hamangku Rahayu.

Dia memperhatikan bahwa ternyata bukan hanya  para dosen, guru dan anak didik yang sibuk untuk beradaptasi dengan hal baru ini, tetapi juga para orang tua pun ikut dalam arus perubahan ini.

"Apa yang dulu merupakan sebuah pilihan terbuka, kini mau tidak mau harus dilakukan, bahkan dalam kondisi yang seringkali masih jauh dari ideal, termasuk urusan ketersediaan gadget dan koneksi internet yang memadai," imbuhnya.

Menurut Hamangku, SANS Group melihat ini sebagai momentum, dan karenanya perusahaannya memutuskan untuk mengembangkan sebuah aplikasi terpadu, yang tidak hanya mampu menjawab berbagai kebutuhan di saat krisis seperti saat pandemi Covid-19 saat ini, tetapi juga mampu memberikan manfaat optimal untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0.

"Jadi, memaknai momentum Hari Pendidikan, aplikasi Nakula Edu ini hadir sebagai solusi di tengah krisis Covid-19 ini, sekaligus solusi untuk menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0," pungkas Hamangku.[]

Top