Investor Perlu Lirik KEK Palu

Investor Perlu Lirik KEK Palu
Ilustrasi/Net

KATTA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) meyakinkan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu sangat menjanjikan.

"Dengan terbangunnya sarana dan prasarana seperti kehadiran jalan flay over Pantoloan sangat menunjang KEK Palu. Sebaiknya investor bisa melihat ini sebagai peluang untuk bisa segera berinvestasi," kata Kepala Dinas Perindustrian Sulteng Richard Djanggola kepada KATTA.

Richard mengatakan berbagai fasilitas penunjang yang tersedia menghadirkan kemudahaan tersendiri bagi para investor untuk berinvestasi.

Terlebih, dengan Kalimantan Timur menjadi lokasi ibu kota negara maka Sulteng menjadi provinsi penyangga seperti menggantikan posisi Lampung yang saat ini penyangga DKI Jakarta.

"Ya dengan nantinya pindah Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim, KEK Palu memiliki peluang besar untuk mensuplai kebutuhan industri ke IKN di Kaltim. Termasuk kebutuhan hulticultura dari wilayah Sulteng," kata Richard Djanggola.

Saat ini, tambahnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China, China First Heavy Industries (CFHI) Co Ltd, sudah menjanjikan investasi Rp 120 triliun di KEK Palu. Komitmen direalisasikan secara bertahap mulai 2020.

"Saya berharap agar LOI (Lettee of Inten) yang disepakati yang ditandatangani oleh Mr. Liu Mingzhong sebagai Chairman BUMN itu bisa direalisasikan. Salah satunya untuk pembebasan lahan," demikian kata Richard Djanggola.[]

Top