Erick Thohir Diminta Pecat Dana Amin

Erick Thohir Diminta Pecat Dana Amin
Dana Amin/Net

KATTA - Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu meminta Menteri BUMN Erick Thohir memecat Dana Amin dari jabatannya sebagai Direktur Utama  PT Aneka Tambang Tbk. Alasannya, Dana terkait dengan kasus korupsi yang tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami mendesak agar Menteri BUMN mencopot Dana Amin. Jangan sampai nanti berpengaruh terhadap kinerja saham Antam di pasar saham," kata Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono melalui pesan elektronik kepada KATTA, Senin malam (17/2/2020).

Arief sangat yakin KPK dalam waktu dekat menetapkan Dana Amin sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit quay container crane (QCC) atau mesin derek besar kontainer dalam kapasitasnya selaku mantan Direktur Operasional PT Pelindo II.

"Sebab dari posisinya, Dana Amin berperan dalam menentukan alat-alat operasional yang akan digunakan oleh Pelindo II," demikian kata Arief Poyuono.

Diketahui, Dana Amin pada Senin (17/2) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan Dana ditelisik terkait proses awal pengadaan QCC.

Dana Amin sendiri usai rampung diperiksa KPK menyebut dirinya tak mengetahui proses awal pengadaan tiga QCC. Dia mengaku bekerja di PT Pelindo setelah dua tahun kasus ini muncul.

Dalam kasus ini KPK menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II, Richard Joost Lino (RJ Lino) sebagai tersangka. RJ Lino dijerat sebagai tersangka dengan dugaan menyalahgunakan wewenangnya dengan menunjuk langsung perusahaan asal Tiongkok, PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery. Co.Ltd., dalam pengadaan tiga alat berat tersebut.[]

Top