Duh, Gas 3 Kg Sudah 35 Ribu Padahal Subsidi Belum Dicabut

Duh, Gas 3 Kg Sudah 35 Ribu Padahal Subsidi Belum Dicabut
Ilustrasi/Net

KATTA - Belum diketahui kapan waktu pasti pemerintah mulai mencabut subsidi gas elpiji 3 kg. Namun nyatanya, harga gas melon di pasaran sudah mengalami kenaikan.

Misalnya dialami T Risna. Warga Jalan Sempurna, Medan, itu kaget bukan kepalang harga tabung gas 3 kg harus dibelinya Rp35.000 per tabung.

"Kaget, beli gas 3 kilo udah 35 ribu per tabung dari 20 ribu. Kata penjualnya, gas sudah sulit karena pemerintah mau cabut subsidi gas," kata dia, Minggu (19/1/2020).

Meski kecewa karena harga jual mahal, Risna terpaksa membeli karena memang membutuhkannya. Dia mengatakan dengan kenaikan harga gas, pengeluaran rumah tangga akan semakin besar karena harga bahan pokok juga naik.

Hal serupa dialami Evi, warga Tanjungmorawa, Deliserdang. Ia mengaku terkejut dengan kenaikan harga gas.

"Harga gas menjadi Rp25.000 per tabung. Padahal pemerintah infonya baru akan mencabut subsidi bulan Agustus," katanya.

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR I, M Robby Hervindo yang dikonfirmasi menegaskan harga elpiji bersubsidi belum naik. Bahkan, katanya, belum ada kebijakan baru soal gas elpiji 3 kg itu.

"Tidak ada kenaikan harga elpiji 3 kg, tetap sesuai HET di tingkat pangkalan," kata dia seperti dilansir Antara.

Dia menegaskan pasokan gas juga cukup aman walau hingga saat ini belum ada penetapan kuota elpiji dari BPH Migas.

"Ketersediaan aman, tapi memang belum ada penetapan kuota dari BPH Migas," katanya.

Namun dia mengakui pada Januari tahun 2019, alokasi gas elpiji 3 kg sekitar 10 juta tabung.[]

Top