KPK-BPK Join Investigation Korupsi Asabri

KPK-BPK Join Investigation Korupsi Asabri
Asabri/net

KATTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjalin kesepakatan untuk melakukan penyelidikan bersama atau joint investigation dalam kasus dugaan di tubuh PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).


"Disepakati bahwa kita akan melakukan join invetigation jadi penyelidikan bersama. dipihak BPK akan lakukan audit dan kemudian kita juga melakukan penyelidikan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Ali Fikri mengatakan, kerjasama ini dilakukan guna mencari secara jelas peristiwa dugaan pidana korupsi. Nantinya sambung dia, BPK akan melakukan audit, sementara KPK akan melakukan penyelidikan.

"Jadi di sana apakah ditemukan adanya peristiwa pidana atau tidak karena ini adalah proses penyelidikan," kata dia.

Lebih jauh ia mengatakan, kesepakatan ini dicapai usai pihaknya melakukan kordinasi dengan BPK.Ia mengatakan, pimpinan KPK langsung bergerak dan menemui BPK setelah mendapat informasi adanya dugaan korupsi di PT Asabri.

"Ketika mendapatkan informasi terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di Asabri pimpinan langsung merespon dengan cepat informasi tersebut dan berkoordinasi dengan pihak pimpinan BPK," katanya

BPK sebelumnya menyebut sedang mengumpulkan data dan informasi mengenai dugaan korupsi di PT Asabri. Data dan informasi itu akan diserahkan ke KPK.

Berdasarkan perkiraan sementara, BPK menyebut potensi kerugian negara dalam dugaan korupsi di PT Asabri berkisar antara Rp 10 triliun hingga Rp 16 triliun.
Top