Ketum PAN Mangkir Pemeriksaan KPK

Ketum PAN Mangkir Pemeriksaan KPK
Foto/net

KATTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kedapatan mangkir dari pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau Tahun 2014.

Zulhas, demikian ia disapa, diagendakan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk tersangka korporasi PT Palma.

"Tidak hadir," ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, ketika dikonfirmasi, Kamis (16/1/2020).

Baca: Zulkifli Hasan Berdalih Tak Tahu Dipanggil KPK

Diketahui, KPK pada 29 April 2019 telah mengumumkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi terkait pemberian hadiah atau janji pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014.

Tiga tersangka itu adalah sebuah korporasi PT Palma, Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014 Suheri Terta (SRT), dan Surya Darmadi.

Perkara ini terungkap pertama kali dari operasi tangkap tangan pada 25 September 2014.

Dalam kegiatan tangkap tangan itu, KPK mengamankan uang dengan total Rp2 miliar dalam bentuk Rp500 juta dan 156 ribu dolar Singapura kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Dua tersangka itu, yakni Gubernur Riau 2014-2019 Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Riau Gulat Medali Emas Manurung. Dua orang ini telah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat hingga Mahkamah Agung

Top