Akun Twitter Dibajak, RR: Pelaku Pro Status Quo

Akun Twitter Dibajak, RR: Pelaku Pro Status Quo
Screenshoot Twitter @RamliRizal/KATTA

KATTA - Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli menyebut akun Twitter pribadi miliknya @RamliRizal telah dibajak. Ia mengungkapkan akun Twitter miliknya dibajak selama 18 jam.

"Account twitter RR dibajak selama 18 jam dari lokasi Singapore!!" tulis Rizal di Twitter seperti dikutip KATTA, Jumat (20/12/2019).

RR, demikian tokoh perubahan inidisapa, masih bisa mengakses Twitter miliknya pada Rabu (18/12) malam. Dia memposting foto bersama Jauchar Barlian, calon Doktor UI yang datang ke kediaman RR untuk bimbingan. Tak lama setelah postingan itu, mantan Menko Perekonomian dan penasihat ekonomi Peserikatan Bangsa Bangsa itu tidak bisa mengakses Twitter miliknya.

RR mengecam pelaku pembajakan yang diketahui berasal dari Indonesia tetapi menggunakan VPN Singapura. RR menyebut pelaku sebagai orang yang anti terhadap perubahan.

"Heii, jangan jadi terorist twittter ya. Ini mah orang Indonesia yg pro status-quo," tulis Rizal lagi.

RR memang cukup aktif di Twitter. Ia kerap menggunakan Twitter sebagai media untuk mengkritisi penguasa. Misalnya kritik terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK). RR menyematkan rapor merah untuk kinerja pimpinan OJK.

Kritik terhadap OJK disampaikan RR terkait maraknya pemberitaan tentang Jiwasraya. Terbaru, perusahaan asuransi pelat merah itu diinformasikan gagal bayar polisi Rp 12,4 triliun per Desember 2019.

"OJK dibiayai dengan budget & staff gaji tinggi, tetapi kemampuan survailance & monitoring tidak memadai, enforcement lemah dan tidak memiliki kemampuan untuk turn arround," tulis RR di Twitternya, Selasa (17/12/2019).

Baca: OJK Payah, Gaji Tinggi Kinerja Merah

RR adalah orang yang pertama kali mengusulkan perlunya Indonesia memiliki lembaga OJK. Usul diulas secara akademis memalui sebuah artikel di Bisnis Indonesia akhir tahun 1980-an. Lalu, usulan itu menjadi agenda penting dalam revisi Undang-Undang Bank Indonesia pada tahun 2000, dimana RR saat itu menjabat Menko Perekonomian.

"UU OJK sudah bagus, tapi pimpinan payah," kicau RR.

Atau kicauan RR mengkritisi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang bangga telah menyelamatkan kerugian negara Rp1,5 miliar dalam kasus penyelundupan komponen motor Harley Davidson di Pesawat Garuda Airbus A330-900.

RR meminta Sri Mulyani berkaca sebab sebagai Menteri Keuangan telah menerbitkan surat utang yang merugikan negara ratusan triliun rupiah.

"Gitu kok bangga selamatkan Rp 1,5 milyar kasus moge & sepeda bromton. Ngaca eeaui, ngaca," kicau RR.[]

Top