PKS Mau Bentuk Tim Kajian Pilkada 2020

PKS Mau Bentuk Tim Kajian Pilkada 2020
Ilustrasi/Net

KATTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan membentuk tim kajian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang.

Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini dalam rapat kerja Fraksi PKS di Hotel Grand Sahid, Jakarta (Rabu, 4/12/2019).

"Kami lagi bikin tim kajian, baik dari Komisi II DPR RI dari PKS maupun mengundang pakar. Kami ingin apa yang disampaikan PKS itu berkelas," ujarnya.

Jazuli mengatakan, tim kajian tersebut akan membandingkan antara maslahat dan mudarat antara pilkada secara langsung yang terjadi saat ini dengan pemilihan umum yang dilakukan oleh anggota legislatif di daerah (DPRD).

Dengan demikian, diharapkan apa yang menjadi perhatian masyarakat di dalam perjalanan demokrasi bangsa dan negara diperhitungkan matang-matang sehingga menguntungkan bagi masyarakat.

"Apakah kepala daerah kabupaten/kota dipilih DPRD atau hanya provinsi yang dipilih DPRD sebagai perpanjangan pemerintah pusat. Apakah kepala daerah provinsi langsung ditunjuk oleh Pemerintah Pusat, atau masih tetap seperti sekarang ini atau ada evaluasi. Itu sudah satu paket dalam tim kajian," ujar dia.

Sementara itu, rapat kerja Fraksi PKS di Hotel Grand Sahid, Kamis (5/12) rencananya akan diikuti oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Politik Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar.

Menurut Kepala Bagian Humas Kementerian Dalam Negeri Aang Witarsa Toriq melalui keterangan tertulis yang diterima Rabu, Bahtiar diagendakan hadir sebagai pembicara dalam rangka silaturahim dan koordinasi dengan Fraksi PKS DPR RI dengan pimpinan FPKS dan pimpinan DPRD Provinsi se-Indonesia.

Pertemuan rapat kerja itu juga akan dihadiri oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Menurut Jazuli Juwaini, Presiden PKS besok akan menggelar konferensi pers pada pukul 11.00 WIB untuk membahas salah satunya terkait masalah pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Besok (Kamis, 5/12) Presiden PKS pukul 11.00 WIB ya. Ada konferensi pers lagi besok," kata Jazuli. []

Top