Pacaran di Pinggir Jalan, Sepasang Kekasih Dirampok Dua Pemabuk

Pacaran di Pinggir Jalan, Sepasang Kekasih Dirampok Dua Pemabuk
Kapolresta Cirebon AKBP M Syahduddi minta keterangan kepada dua tersangka curas/KATTA

KATTA - Tak punya uang untuk membeli minuman keras (miras) menjadi alasan dua pria asal Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, NB alias T dan R alias B melakukan pencurian dengan kekerasan (curas).

Hal ini terungkap saat Kapolresta Cirebon AKBP M Syahduddi didampingi Kasat Reskrim AKP Anton melakukan jumpa pers di Mapolresta Cirebon, Senin (2/12/2019).

Menurut Kapolresta, saat kedua pelaku melakukan curas dalam kondisi terpengaruh miras. Mereka nekat merampok H yang sedang bersama teman wanitanya, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 22.30 wib.

Malam itu, sepasang kekasih ini memakai sepeda motor dan berhenti di pinggir Jalan Nyimas Gandasari, Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Tak lama, datang kedua pelaku. R alias B mengemudi sepeda motor dan NB alias T yang dibonceng. Mereka selanjutnya minta uang kepada korban. Namun, korban menolak dan melakukan perlawanan.

Karena tak mau memberi uang dan melawan, NB alias T kemudian memukul korban dan membacok korban dengan celurit. Pelipis korban pun terluka akibat bacokan tersebut. Korban akhirnya tidak berdaya.

Selanjutnya, NB alias T mengambil paksa hp korban. Sebelum kabur, R alias B mengambil kunci kontak sepeda motor korban.

"Kunci kontak dibuang ke sawah agar korban tidak mengejar mereka," ucapnya.

Setelah para pelaku kabur, korban kemudian lapor polisi. Polisi tak butuh waktu lama berhasil menangkap keduanya. Mereka dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk proses hukum lebih lanjut.

"Tadinya minta uang, tapi tidak diberi. Akhirnya merampas hp. Hp dijual untuk beli miras, karena minum mirasnya masih kurang. Saya tiap hari minum miras," ucap NB alias T.

Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman sembilan tahun penjara. Mereka sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolresta Cirebon.[]

Top