Buku Kehidupan Viktor Bangtilu Laiskodat (I)

Buku Kehidupan Viktor Bangtilu Laiskodat (I)
Foto/Net

ADALAH jalan hidup seorang Viktor Bangtilu Laiskodat (VBL) yang menarik sekaligus inspiratif. Bagaikan sebuah buku, setiap jilid hidupnya adalah bagian dari peluh keringat seorang anak kampung, merantau ke Jakarta hingga balik lagi ke kampung halaman karena terpilih sebagai Gubernur.
 
Kehidupan Gubernur NTT periode 2018-2023 ini berawal dari kesusahan sampai mampu memaksimalkan potensi dirinya. Dia menggembleng dirinya menjadi orang kuat, pantang menyerah, disiplin, berjiwa baja menghadapi peristiwa antara hidup dan mati, serta terus memelihara keinginan untuk menjadi yang terbaik.
 
VBL kecil berada dalam lingkungan yang penuh dengan pembelajaran orang tua, lingkungan, sekolah dan kakak yang membentuk karakter disiplin, pantang menyerah, berani menghadapi tantangan kehidupan tanpa pernah mengenal rasa takut.
 
Ini menyimpan banyak nilai-nilai moral dan tauladan bagi siapa saja, terutama bagi anak-anak yang terlahir dari rahim orang tua tak berkecukupan, dan dari daerah yang pedesaan yang jauh dari fasilitas kehidupan modern.
 
Setelah matang di kampung, VBL hijrah ke Jakarta dengan mencoba peruntungan hidup di jalanan yang bagi dirinya baikan sebuah sekolah. Potensi diri VBL tertempa lewat kehidupan jalanan. Dan semakin tampak ketika VBL menjadi penagih hutang serta Ketua Blok 4 A Lapas.
 
Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat tak pernah lekang dalam diri VBL. Kerasnya kehidupan jalanan semakin menghidupkan semangat tersebut.
 
Karena itu, sembari menjalani perjuangan hidup di jalanan, VBL pun mengambil studi di Perguruan Tinggi dengan disiplin ilmu hukum. Selepas dari tahanan, VBL berhasil meraih titel Sarjana Hukum, yang pada akhirnya menjadi pintu pelancar dalam mengarungi kehidupan baru yang lebih gemilang.
 
Puncak karier VBL adalah mengabdi untuk masyarakat Indonesia dan NTT pada khususnya. VBL akhirnya menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat luas lewat bidang hukum dan sosial, aktif di partai politik hingga terpilih sebagai wakil rakyat dan Gubernur NTT.[***]


Top